Jember Dapat Penghargaan Kabupaten Terbaik Karena Upaya Berantas Pungli Dalam Pelayanan Publik
Komitmen Pemerintahan Kabupaten Jember yang tegak lurus sesuai dengan 22 Program Kerja Bupati dr Faida, MMR dan Wakil Bupati Drs KH A Muqit Arif, mulai mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya oleh Tempo Media Grup yang merupakan media nasional dengan reputasi mentereng.
Dalam acara penganugerahan Indonesia’s Attractiveness Award di Westin Hotel Jakarta Jum’at (29/9) malam, Kabupaten Jember menerima penghargaan sebagai kabupaten terbaik dengan peringkat diamond. Penghargaan ini diberikan setelah melalui survei, kajian dan metodologi di seluruh kota dan kabupaten seluruh Indonesia sesuai fakta dan bukan pesanan oleh Frontier Consulting Grup dan juga Tempo Media Grup.
CEO Frontier Consulting Grup, Handi Irawan, dalam paparannya mengatakan, tujuan pemberian penghargaan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran kepala daerah akan pentingnya daerah mereka untuk menjadi tujuan investasi dan pembangunan daerah.
“Selain itu juga untuk memberikan inspirasi kepala daerah membangun strategi yang lebih terarah di masa yang akan datang. Dan juga memberikan informasi kepada investor mengenai kesempatan bisnis dan investasi di daerah-daerah potensial di Indonesia,” paparnya.
Handi menegaskan, apa yang dilakukan oleh pihaknya dalam melakukan survei itu sesuai dengan fakta dan keadaan di lapangan.
“Metodologi yang kami lakukan pada umumnya sama seperti survei lainnya namun kami bekerja sesuai fakta dan bukan pesanan,” ujarnya.
Handi menjelaskan, beberapa variabel yang diukur mulai dari pelayanan publik yang efektif dan transparan, dimana tujuan utamanya adalah menarik investor ke daerah masing-masing, serta pengembangan sektor pariwisata yang berefek positif dan akan membangkitkan investasi dan ekonomi.
“Termasuk juga sarana penunjang seperti pembangunan insfrastruktur pelayanan kesehatan dan juga pendidikan,” katanya.
Lebih lanjut Handi juga menuturkan, dalam penilaian tersebut ada 508 kota maupun kabupaten yang di survei dan masuk nominasi. Dari lebih lima ratus kota dan kabupaten tersebut, tim meloloskan 136 kota kabupaten.
“Kemudian disaring lagi menjadi 23 kabupaten terbaik di Indonesia,” ucapnya.
Pihaknya berharap, kedepan penghargaan ini menjadikan daerah menjadi lebih baik dalam pelayanan kepada masyarakat dan juga investasi di daerah, serta mempertahankan prestasi yang ada. Penghargaan ini juga diharapkan menjadi pelecut semangat daerah lain yang belum menerima kesempatan atau memperoleh penghargaan tersebut.
Sementara itu, Wakil Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arif, yang mewakili Bupati dr Hj Faida, MMR mengatakan, bahwa penghargaan tersebut merupakan tidak hanya untuk pemerintah kabupaten melainkan penghargaan untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Jember.
“Penilaian ini meliputi pelayanan publik dan potensi pariwisatam, yang merupakan prestasi dan kerja keras semua pihak serta harus disyukuri sebagai suatu kebanggaan,” katanya.
Ketika disinggung terkait komitmen Pemkab Jember memutus mata rantai pungli untuk masuknya investor di Jember, Wabup Muqit menyatakan, komitmen Pemkab Jember dalam memutus mata rantai pungli tersebut sudah sangat jelas dan tegas.
“Sudah jelas Pemkab Jember akan memutus mata rantai pungli di semua lini pelayanan publik,” jelasnya.
Hal ini, sambung dia, akan menjadikan daya tarik tersendiri bagi investor untuk berinvestasi di Jember, karena dengan prestasi yang diraih Jember ini menjadi peluang tersendiri sekaligus tantangan yang harus dipertahankan kedepannya.
“Penghargaan ini harus dipertahankan dan juga ditingkatkan lebih baik di masa depan,” tuturnya.
Kedepan, Wabup berharap, prestasi ini menjadi penggugah semua pihak di Kabupaten Jember untuk terus meningkatkan semua potensi yang ada, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten setempat.
Ditempat terpisah Bupati Jember, dr Hj Faida, MMR menyatakan, penghargaan ini merupakan hasil penilaian melalui survei dan kriteria yang jelas. Artinya, upaya-upaya pembangunan di Kabupaten Jember mulai membuahkan hasil.
“Oleh karenanya menjadi penyemangat Pemerintah Jember dan warga Jember untuk lebih semangat dan terpacu dalam memajukan Jember,” ujarnya.
Senada dengan Wabup, Faida tetap berkomitmen tegak lurus salah satunya dengan memutus mata rantai pungutan liar di semua lini dan pelayanan publik. Hal ini agar investasi di Jember semakin tertarik untuk datang menanamkan modal dan bersinergi membangun Jember serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (*)
Dalam acara penganugerahan Indonesia’s Attractiveness Award di Westin Hotel Jakarta Jum’at (29/9) malam, Kabupaten Jember menerima penghargaan sebagai kabupaten terbaik dengan peringkat diamond. Penghargaan ini diberikan setelah melalui survei, kajian dan metodologi di seluruh kota dan kabupaten seluruh Indonesia sesuai fakta dan bukan pesanan oleh Frontier Consulting Grup dan juga Tempo Media Grup.
CEO Frontier Consulting Grup, Handi Irawan, dalam paparannya mengatakan, tujuan pemberian penghargaan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran kepala daerah akan pentingnya daerah mereka untuk menjadi tujuan investasi dan pembangunan daerah.
“Selain itu juga untuk memberikan inspirasi kepala daerah membangun strategi yang lebih terarah di masa yang akan datang. Dan juga memberikan informasi kepada investor mengenai kesempatan bisnis dan investasi di daerah-daerah potensial di Indonesia,” paparnya.
Handi menegaskan, apa yang dilakukan oleh pihaknya dalam melakukan survei itu sesuai dengan fakta dan keadaan di lapangan.
“Metodologi yang kami lakukan pada umumnya sama seperti survei lainnya namun kami bekerja sesuai fakta dan bukan pesanan,” ujarnya.
Handi menjelaskan, beberapa variabel yang diukur mulai dari pelayanan publik yang efektif dan transparan, dimana tujuan utamanya adalah menarik investor ke daerah masing-masing, serta pengembangan sektor pariwisata yang berefek positif dan akan membangkitkan investasi dan ekonomi.
“Termasuk juga sarana penunjang seperti pembangunan insfrastruktur pelayanan kesehatan dan juga pendidikan,” katanya.
Lebih lanjut Handi juga menuturkan, dalam penilaian tersebut ada 508 kota maupun kabupaten yang di survei dan masuk nominasi. Dari lebih lima ratus kota dan kabupaten tersebut, tim meloloskan 136 kota kabupaten.
“Kemudian disaring lagi menjadi 23 kabupaten terbaik di Indonesia,” ucapnya.
Pihaknya berharap, kedepan penghargaan ini menjadikan daerah menjadi lebih baik dalam pelayanan kepada masyarakat dan juga investasi di daerah, serta mempertahankan prestasi yang ada. Penghargaan ini juga diharapkan menjadi pelecut semangat daerah lain yang belum menerima kesempatan atau memperoleh penghargaan tersebut.
Sementara itu, Wakil Bupati Jember, Drs KH A Muqit Arif, yang mewakili Bupati dr Hj Faida, MMR mengatakan, bahwa penghargaan tersebut merupakan tidak hanya untuk pemerintah kabupaten melainkan penghargaan untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Jember.
“Penilaian ini meliputi pelayanan publik dan potensi pariwisatam, yang merupakan prestasi dan kerja keras semua pihak serta harus disyukuri sebagai suatu kebanggaan,” katanya.
Ketika disinggung terkait komitmen Pemkab Jember memutus mata rantai pungli untuk masuknya investor di Jember, Wabup Muqit menyatakan, komitmen Pemkab Jember dalam memutus mata rantai pungli tersebut sudah sangat jelas dan tegas.
“Sudah jelas Pemkab Jember akan memutus mata rantai pungli di semua lini pelayanan publik,” jelasnya.
Hal ini, sambung dia, akan menjadikan daya tarik tersendiri bagi investor untuk berinvestasi di Jember, karena dengan prestasi yang diraih Jember ini menjadi peluang tersendiri sekaligus tantangan yang harus dipertahankan kedepannya.
“Penghargaan ini harus dipertahankan dan juga ditingkatkan lebih baik di masa depan,” tuturnya.
Kedepan, Wabup berharap, prestasi ini menjadi penggugah semua pihak di Kabupaten Jember untuk terus meningkatkan semua potensi yang ada, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten setempat.
Ditempat terpisah Bupati Jember, dr Hj Faida, MMR menyatakan, penghargaan ini merupakan hasil penilaian melalui survei dan kriteria yang jelas. Artinya, upaya-upaya pembangunan di Kabupaten Jember mulai membuahkan hasil.
“Oleh karenanya menjadi penyemangat Pemerintah Jember dan warga Jember untuk lebih semangat dan terpacu dalam memajukan Jember,” ujarnya.
Senada dengan Wabup, Faida tetap berkomitmen tegak lurus salah satunya dengan memutus mata rantai pungutan liar di semua lini dan pelayanan publik. Hal ini agar investasi di Jember semakin tertarik untuk datang menanamkan modal dan bersinergi membangun Jember serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (*)


Post a Comment